Home

Login Form



mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini9
mod_vvisit_counterKemarin34
mod_vvisit_counterMinggu ini43
mod_vvisit_counterMinggu lalu473
mod_vvisit_counterBulan ini314
mod_vvisit_counterBulan lalu2213
mod_vvisit_counterSemua hari15887

We have: 1 guests online
Your IP: 38.107.191.108
 , 
Today: Sep 06, 2010
wellcome to virtualgamelan.com
Sasando PDF Cetak E-mail
Ditulis oleh Administrator   
Rabu, 30 Desember 2009 08:22

" border="0" />


Sasando merupakan alat musik tradisi berasal dari pulau Rote, Nusa Tenggara Timur, tergolong instumen musik petik. Bagian utama sasando berbentuk tabung panjang yang biasa terbuat dari bambu. Lalu pada bagian tengah, melingkar dari atas ke bawah diberi ganjalan-ganjalan di mana senar-senar (dawai-dawai) yang direntangkan di tabung, dari atas ke bawah bertumpu. Ganjalan-ganjalan ini memberikan nada yang berbeda-beda kepada setiap petikan senar. Lalu tabung sasando ini ditaruh dalam sebuah wadah yang terbuat dari semacam anyaman daun lontar yang dibuat seperti kipas. Wadah ini merupakan tempat resonansi sasando. Tehnik bermain sasando ada miripnya dengan instrumen petik lainnya seperti gitar, biola dan kecapi. Selain dimainkan secara solo, Sasando juga dapat dimainkan secara orkestra.

Legenda sasando

Konon, ada seorang pemuda bernama Sangguana di Pulau Rote, Nusa Tenggara Timur. Suatu hari ia menggembala di padang sabana. Ketika merasa lelah dan ngantuk, ia pun jatuh tertidur di bawah sebuah pohon lontar. Dalam tidur, ia bermimpi memainkan sebuah alat musik misterius. Ketika terbangun ia masih mengingat nada-nada yang dimainkannya. Saat kembali tidur, anehnya ia kembali memimpikan hal yang sama. Akhirnya, berdasarkan mimpinya itu Sangguana memutuskan membuat sebuah alat musik dari daun lontar dengan senar-senar di tengahnya. Alat musik yang mirip harpa itu sekarang dikenal sebagai sasando. Secara harfiah nama Sasando menurut asal katanya dalam bahasa Rote, sasandu, yang artinya alat yang bergetar atau berbunyi. Konon sasando digunakan di kalangan masyarakat Rote sejak abad ke-7.

LAST_UPDATED2
 
BENGKUANG PDF Cetak E-mail

Prembun, bagian dari kota Kebumen paling timur, di kota kecil inilah sepanjang jalan raya penjaja bengkuang siap menyambut para pelancong yang singgah sebentar untuk istirahat tak lupa membeli bengkuang sebagai oleh-oleh. Bengkuang kota Prembun seakan mengalir terus bak air tiada hentinya. Apakah sang primadona Prembun ini mempunyai khasiat atau hanya sekedar habis untuk dikonsumsi? Bengkuang ternyata memiliki khasiat sebagai obat. Kegunaan bengkuang antara lain
untuk mengatasi penyakit kulit, demam, eksim, dan wasir.

Selanjutnya...
 
«MulaiSebelumnya123BerikutnyaAkhir»

Halaman 3 dari 3